Langsung ke konten utama

Postingan

Cerpen Langit yang gelap

Selamat malam cinta. Hari Minggu adalah hari yang panjang. Banyak planning yang dari jauh-jauh hari untuk menghabiskan hari ini dengan menyenangkan. Tapi pas udah di kamar, semua planning gagal. Ternyata kasur lebih nyaman untuk saat ini dari pada ngebut buat deadline. Tuhan aku merasa lelah dengan hidup ini. Mengejar sesuatu yang berbau duniawi memang melelahkan. Rasanya aku ingin tidur dalam waktu yang lama untuk istirahat. Aku benar-benar lelah rasanya. Malam ini sebelum tidur, aku ingin melukiskan sesuatu. Sebelum aku benar-benar terlelap, aku ingin bahwa alam tau, tentang hati ku yang merindu. Tentang rindu... Rindu yang tak pernah usai. Rindu adalah buah cinta, yang apabila dibahas tak akan pernah usai. Aku berusaha menarik kesimpulan agar semua persoalan cepat selesai dan masalah segera ketemu ujung pangkalnya. Tapi nyatanya tak jua bertemu Aku merindukan sosok hati yang hangat. Yang memeluk ku kala rapuh, yang menggenggam ku kala berjalan, Yang menghibur kala berduka,

Kenali Mahrammu

Assalamualaikum sobat surga... Gini, sobat surga udah tau belum, udah kenal belum sama mahramnya. Sebagai generasi muslim, kita harus kenal mana yang mahram mana yang tidak di dalam garis keluarga kita Nah, untuk itu.. mengenai mahram Ika akan bahas dibawah ini Mahram kamu (untuk perempuan) adalah: 1. Ayah 2. Kakek 3. Anak 4. Cucu 5. Saudara sekandung 6. Saudara seayah (beda ibu) 7. Saudara seibu (beda ayah) 8. Keponakan lelaki dari saudara/i kamu yg sekandung, atau yg hanya seayah, atau yg hanya seibu denganmu 9. Paman dari saudara ayah atau saudara ibu 10. Suami ibu (ayah tiri) atau mantan suami ibu (syarat: sdh berhubungan badan dgn ibu) 11. Anak lelaki suami yg dibawa dari pernikahannya sebelumnya dan anak lelaki dari mantan suami 12. Mertua atau mantan mertua 13. Menantu atau mantan menantu 14. Saudara sesusuan dan siapa saja yg merupakan mahram saudara sesusuanmu dari nasab dia, maka menjadi mahrammu juga Untuk mahram laki-laki sama seperti poin di atas, hanya di

3 cara agar Istiqomah berhijrah

Assalamualaikum sobat surga. Materi kita malam ini adalah tentang 3 Cara agar Istiqomah Berhijrah, nah apa saja sih 3 jurus jitu Istiqomah, Langsung aja kita bahas ya... Sahabat surga, hijrah merupakan suatu kewajiban untuk kita sebagai seorang muslim atau muslimah. Hijrah di sini bukan dalam arti berpindah tempat, tapi berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Pribadi yang kembali ke jalan yang di ridhoi Allah. Hijrah dalam arti meninggalkan kemaksiatan yang dulu sering dilakukan, dan mengerjakan berbagai amal shalih yang dulu sama sekali tak terfikirkan. To be better, itulah hijrah... Tapi terkadang, hijrah tidak selamanya berjalan dengan lancar. Banyak saudara kita di luar sana yang sudah hijrah, namun kembali lagi seperti yang dulu. Ini yang kita sebut sebagai "gagal hijrah". Nah, karenanya, di sini saya akan sharing 3 cara agar kita bisa istiqomah dalam berhijrah. 1. Atur Niat Niat adalah awal kita dalam berhijrah. Bisa dikatakan sebagai pondasi kita

Menjemput cahaya Allah

Assalamualaikum hallo sahabat surga.. Apa kabar, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT ya... Baiklah sobat surga, bahasan kita kali ini adalah menjemput cahaya Allah. Sobat surga, Allah merupakan wali bagi orang-orang mukmin. Allah mengeluarkan orang-orang mukmin dari kegelapan menuju cahaya yang terang. Siapa yang tetap teguh berada di jalan Allah, maka cahaya tersebut akan meneranginya ke jalan yang lurus dan akan menyelamatkannya di dunia dan akhirat. Kemudian orang-orang yang membelok dari jalan Allah menuju kegelapan. Mereka akan mendapatkan kerugian di dunia dan siksa akhirat. Allah berfirman : "ALLAH pemimpin orang-orang yang beriman, dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya dan orang-orang kafir, pemimpin-pemimpin mereka adalah thaghut, yang mengeluarkan mereka dari cahaya terang menuju kegelapan. Mereka itu adalah penghulu neraka, mereka kekal di dalamnya (Al-Baqarah : 257) Sungguh maha besar Allah. ia memberi cahaya penerang bagi siapa yang ia ingink

Pintu Masuk setan

Assalamualaikum sobat surga.... Hmmm, pagi-pagi udah nganggur aja ni Mimin gara-gara dosen gak masuk. Jadinya Corat coret di blog deh.. hehe. Baiklah sobat surga, bahasan kita kali ini agak panjang ni, Mimin mau mengupas tentang Pintu masuk setan. Kalau bahasa setan, Mimin bawaannya suka ngeri gitu. Yang di fikiran Mimin, setan tu jahat aja gitu gak ada baiknya... Hmm menurut sobat surga gimana??? Mungkinkan sama dengan pemikiran Mimin, he Oke deh sobat surga, kita langsung ke pembahasan yaaa pintu masuk setan 1. Kebodohan Yupps, kenapa kebodohan menjadi jalan pintu masuk setan yang pertama? Sobat surga ada yang tau?? Yaaa, benar sekali sobat surga. Manusia yang bodoh, maka ia tidak dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, dan ahirnya ia bertindak sesuka hati. Menjadi seorang mukmin itu harus pintar, orang yang pintar tentu ia tau jalan mana saja setan bisa masuk ke dalam diri kita, sehingga kita bisa menghindari itu. Di dalam Alquran pun Allah menjelaskan derajat or

Macam-macam Hati

Assalamualaikum sobat surga Rasulullah SAW bersabda, bahwa di dalam tubuh manusia ada segumpal daging, apabila baik maka baiklah seluruh amalan. Dan apabila buruk, maka buruklah seluruh amalan. Dan Segumpal daging itu adalah hati. Sobat surga, dari hadis di atas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa hati adalah pusat dari segala perbuatan. Apabila hati baik, maka seluruh amalan menjadi baik. Lalu apabila hati buruk, maka buruk pula amalan. Sobat surga, saya pun pernah merasakan ini. Ketika ingin beraktivitas, tak enak. Bawaannya mau marah terus, sampe-sampe hal spele jadi besar dan akhirnya mengundang selisih paham dengan teman, tetangga, atau orang terdekat kita. Semua berawal dari hati yang tak tenang. Sering juga, bawaan kesel aja nengok orang lain padahal dia nggak ngapa-ngapain, gak salah apa-apa tapi kita kesel aja gitu ngeliatnya. Nauzubillah, mungkin memang ada yang salah dengan hati kita Hati yang sakit, maka seluruh badan akan terasa sakit. Pembaca pernah gak ni merasakan

Puisi "Jejak lembayung"

Apa yang terjadi wahai cinta. Sejauh ini aku masih tak paham. Aku adalah hujan, mungkin kau tak suka, aku paham jika kau ingin berteduh. Tapi kau lama sekali. Ku kira kau hanya sebentar. Tapi ternyata sejauh ini kau tak kunjung kembali. Wahai lembayung yang meninggalkan hujan. Jejak kakimu di antara tanah yang basah masih ada dan utuh. Selalu ku tatap kala ku rindu. Kala itu kau terlihat sangat bahagia. Kau mengatakan kau sangat menyukai hujan dan ingin selamanya bersama hujan. Tapi seketika kau merasa sedikit dingin, kau lalu pergi. Kukira hanya sebentar, tapi nyatanya kau tak kembali. Aku adalah hujan, kau boleh pergi jika kau tak suka. Tapi harusnya kau tak pernah datang menghampiri dan bermain saat aku turun. Aku sangatlah riang melihat mu hadir tertawa bersama ku saat aku turun. Tapi bahagia itu hanya sejenak. Lalu kau pergi dan tinggallah hujan sendiri. Mentalmu sangatlah lemah wahai lembayung. Hanya karena sedikit kedinginan kau pergi tanpa pesan. Aku rindu melihat mu te