Cantik itu taat kepada Allah yang menciptakan kecantikan by YuniarDjafar


Mbak Yuniar Djafar, orangnya baik, ramah, terus asyik kalau di ajak ngobrol walaupun dia lebih tua dari aku hehehe. Aku seneng banget bisa kenal mbak yang satu ini. Ternyata dia ini kelahiran Surabaya, 27 Juni 1966. Gimana tua dari aku kan, tua banget malah, tapi jiwa nya masih muda gaes, ngobrol sama dia, kayak ngobrol sama kakak hihihik, selain itu orangnya masih cantik pula, nggak percaya? Nih aku kasih liat fotonya yahh
Pemilik blog www.sunsetbeautydiary.com ini merupakan tamatan SDN No. 226/Simpang 3 Surabaya, SMPN 9 Surabaya, SMAN 5 Surabaya, D3 Manajemen Pemasaran, Fak. Ekonomi Unair. Waahh jago ngitung duit juga pastinya mbak ku ini ya kan

Pekerjaan yang di geluti saat ini, Wirausaha dan Blogger dong pastinya. Dan gaes, kalian wajib tau, dia udah punya usaha sendiri, dengan Nama Perusahaan Etima Fashion. Uluh uluh, bangga sekali aku kenal mbak baik dari Surabaya yang bercita-cita masuk surga. Baiq, cita-cita sangat mulia sekali ya gaes.
Kecantikan menurut mbak yuniar adalah rasa sukur yangg terus bertumbuh. Standar kecantikan itu sendiri seharusnya yang bisa menjadikan setiap perempuan bersyukur dan implementasinya adalah taat kepada yang Maha menciptakan kecantikan.

Untuk merawat kecantikan yang datangnya dari Allah itu, mbak Yuniar memilih Wardah renew you day cream, minyak zaitun, sabun dari drama soap yang merupakan produksi temannya sendiri dan bisa dipakai untuk wajah juga badan. Serta minyak zaitun itu oleh dari tanah suci Mekkah yang  merupakan senjata serbaguna menghadapi segala keadaan dan kenyataan. Hahaha sebenernya ini bahasan apa sih, kok berat banget awokwowok.

Gaess, ini penting nii, kalo beli kosmetik, pastikan sudah bersertifikasi halal yaaaaaa. Begitu biar cantiknya tambah berkah hehe.

Aku baru Loooo kenal sama mbak Yuniar, baru dan itupun di grup medsos gitu. Tapi udah berasa deket banget, mungkin karena dia orangnya friendly, mungkin kalo aku ketemu dia dan ngobrol secara langsung pasti seru deh. Gimana enggak, baru di grup medsos aja kita udah cerita panjang lebar, seperti kisah berikut ini,

"Jadi begini. Tanpa saya sadari saya ni sudah lama "belajar" dlm artian mengikuti dan akhirnya mencari arti cantik. Semuanya berawal dari hobi baca sejak saya sudah belajar baca dan bisa baca di kelas 2 SD 😄. Saya, termasukk murid yang lambat belajar bacanya. Saya masih ingat, kakak saya sampai dipanggil guru saya karena hal ini. Kakak saya diminta untuk ajari saya di rumah, Hahaha... Tapi setelah bisa membaca, ahirnya semua saya baca, seperti kecanduan gitu. Koran, komik, buku cerita, majalah... Ngerti gak ngerti arti atau maksudnya, semua saya baca. Kelas 3 SD kalau diajak bertamu saya biasanya "ngilang". Kalau di rmh tersebut ada tumpukan majalah/koran. Dari situ saya belajar konsep cantik. Saya ingat dulu pernah baca kata-kata Sophia Loren, itu bintang film tersohor di jamannya (silahkan googeling saja) tentang cantik. Kata dia, cantik itu adalah sikap. Sikap tubuh yg cantik itulah yg membuat seseorang jadi nampak cantik. Karena masih kecil, saya gak mudheng (paham) maksut dari hal itu. Tapi ingatan tentang itu terus terbawa. Dan dengan bertambahnya umur, saya pun paham. Trus dari bacaan pula saya temukan pengertian kalau cantik itu bergantung pada rasa percaya diri. Orang bisa jadi cantik kalau pede. Tapi saya belum bisa paham hal ini. Mata hati belum bisa melihat kecantikan dengan konsep ini. Pikiran saya: mana bisa, orang jelek ya, jelek aja meski pede (kayak saya).. Sepede apa pun saya gak ada cantik-cantiknya. Apalagi pada waktu itu saya termasuk orang yang minder. Hahaha, bener itu yg muncul pada benak saya. Tentang inner beauty saya dulu juga menganggap itu lip service saja. Tapi dengan bertambahnya umur dan wawasan saya akhirnya bisa melihat kecantikan yang bersumber dari sikap, kecantikan yg berawal dari rasa percaya diri dan kecantikan yang bersumber dari inner beauty selain kecantikan yang berdasar pada fisik. Jadi dari situ, cantik itu relatif. Bergantung pd "inner" masing-masing. Pekerjaan saya dulu berkaitan dengan pemasangan iklan produk saya menambah wawasan saya tentang adanya kecantikan di depan kamera dan luar kamera. Tidak semua yg cantik mnurut penglihatan manusia juga jadi cantik jika dilihat melalui mata kamera. Dari situ saya juga bisa merasakan betapa profesi model itu sebenarnya profesi paling pendek siklusnya. Saat umur 14th - 15th, seorang model seolah2 pengen kelihatan lebih tua (dewasa) tapi begitu masuk 17 apalagi 20th, kurun waktu 2 tahun sudah mampu membuat model menjadi lebihh "dekat ke masa pensiun". Selebihnya perlu bantuan aplikasi atau teknik make up atau kreatifitas fotografer yg lebih canggih. Selain itu bermunculannya talent-talent baru yg cenderung membludak juga memperpendek siklus profesi model. Menemani keponakan belajar make over memperkaya pemahaman saya tentang cantik. Cantik yang bisa menumbuhkan rasa percaya diri meski itu hanya kecantikan artifisial. Untuk saat ini tidak ada orang yang tidak bisa cantik. Dari teknik artifisial yang sederhana (make over) dan semi permanen (teknik suntik, tanam benang hingga operasi plastik dan yg sejenisnya) bisa menyulap seseorang jd cantik spt apa pun yg diinginkan. Tapi semuanya itu hanya akan bikin capek krn teknologi akan terus berkembang sedangkan kekuatan finansial ataupun fisik terbatas. Karenanya lebih baik terus berupaya mempercantik inner dlm hal ini meningkatkn rasa sukur dan ketaatan agar cantik dunia hingga akhirat.

Panjang ya hihi, semoga dari obrolan kami yang panjang ini bisa menambah wawasan temen-temen tentang cantik yaaaa. Untuk kenal lebih dekat dengan beliau ini, kamu bisa kontak Blogg atau Instagram https://www.instagram.com/yuniardjafar terimakasih see you again there.

Komentar

Postingan Populer