Sabtu, 28 April 2018

Puan dan Perawan? maha karya Diska Widya Astuti


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, teman-teman yang budiman apa kabar? Semoga sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.
Kali ini saya akan menulis review sebuah Novel“Puan Perawan” karya Diska Widya Astuti. Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).
jadi teman-teman yang budiman, Puan disini artinya adalah tempat sirih dari emas atau perak (biasanya dipakai oleh permaisuri atau istri raja). Puan bisa juga di artikan kelapa yang daging buahnya lunak sekali dan mudah hancur. Begitulah jika di artikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Namun dalam novel ini Puan itu adalah gambaran karakter dari tokoh seorang perempuan dalam novel tersebut, yang mana emas menggambarkan kemewahan dan keanggunan seorang perempuan dan daging kelapa yang daging buahnya lunak sekali menggambarkan kepribadian seorang perempuan yang lunak dan rapuh.
Sedangkan Perawan adalah bahasa kiasan, jadi kata perawan disini bukanlah arti yang sebenarnya melainkan menyatakan nama dari seorang tokoh perempuan dalam novel tersebut. menjelaskan atau membuatnya menjadi lebih spesifik. Karena subjek dalam novel ini sendiri adalah seorang perempuan
“Saya menulis novel ini untuk menggambarkan bahwa kehidupan kedua setelah kehancuran itu ada. Jadi jangan pernah menyerah untuk memperbaiki hidup menjadi lebih baik. Tak ada manusia yang sempurna di dunia ini, setiap manusia memiliki kekurangan, baik itu fisik ataupun perjalanan hidup nan pilu yang mana harus kita sikapi dengan bijak bahwa setelah kesulitan ada kemudahan. Dan tak ada yang abadi di dunia ini jadi kehilangan sesuatu yang berharga, baik itu orang tercinta atau barang kesayangan bukan berarti itu akhir dari segalanya, yakinlah sang pencipta akan menggantinya dengan yang lebih baik.” Ucap Diska saat merilis novelnya di sebuah acara kuliah umum yang di adakan pada 23 maret 2018 lalu.
Berikut ini adalah sinopsis novelnya:
“Juriah, si periang nan cantik rupawan. Terkurung dalam sebuah cinta yang menyiksa dirinya. Membuat ia menjadi sosok tertutup dan selalu murung. Sebuah hubungan yang di dasari atas nama cinta itu ternyata membuatnya tenggelam dalam pergaulan yang salah. Yang membuat ia tak bisa lepas dari Enggar, sehingga ia harus berjuang mempertahankan hubungannya itu meski harus disiksa terus-menerus oleh Enggar. Ia berjuang mengerahkan harta, jiwa, raga untuk mempertahankan cintanya. Tapi semua itu hancur setelah Enggar memutuskan meninggalkannya.
Juriah yang periang itu telah berubah wajahnya. pucat, murung dan sakit berkepanjangan. Tak tau arah kemana diri akan pergi. Perginya Enggar benar-benar melukiskan pilu dan membuatnya terpuruk.
Namun sosok perempuan yang tegar dan tangguh nampaknya telah tertanam dalam dirinya sejak kecil, ia berusaha bangkit dengan memulai kembali untuk hidup dan bekerja keras untuk mengejar kembali cita-cita yang pernah ia ukir semasa kecil, cantik dan pintar menjadi modal utama dalam mewujudkan segalanya, tapi ternyata kelebihannya itu membuat ia lalai sehingga singgah dalam dunia  yang gelap. Dunia yang menjanjikan kemewahan secara singkat
Juriah sosok yang pintar itu mempertanyakan pada dirinya sendiri, ia tak bahagia dan ingin kembali pada kehidupan yang sesungguhnya. Dimana kehidupan yang diRidhoi oleh Tuhannya. Namun perjalanan hijrah itu ternyata tak semudah ucapan. Ia harus menempuh hinaan, cacian seolah tak pantas berpakaian muslimah. Ia selalu di lecehkan, caci maki sudah seperti makanan kesehariannya. Ia telah memutuskan ini dan ia berusaha untuk istiqomah di jalan Tuhannya. Tak di sangka ia dilamar oleh seorang “pangeran” tampan nan kaya. Namun lamaran itu datang di saat ia mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan kuliah S2 di Turki yang sudah menjadi MIMPI-nya sejak dulu.
Apakah yang akan dia pilih? Menikah atau mengejar Mimpinya?”


video by nengsih hariyanti.. mahasiswa



Nah, gimana? Penasaran kan? Masih penasaran? Nih aku kasih beberapa pendapat mereka yang telah membaca novel ini...
Menyentuh dan menggugah jiwa. Novel PUAN PERAWAN sangat layak anda jadikan koleksi terbaik perpustakaan anda. Saya pastikan anda akan menyesal jika tidak membaca dan memilikinya
_ Dandi Sunardi S.sos.i, M.kom. , Kabag Humas dan Kerjasama Universitas Muhammadiyah Bengkulu_

Novel puan perawan menghadirkan atmosfer berbeda dalam tema novel remaja, kisahnya yang heroik dan romantis. selain itu memberikan alternatif bacaan yang kaya pengetahuan.
_ Ahmad Arib Afdol,  Mahasiswa  Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu,  Aktivis IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) _

               PUAN PERAWAN memberi warna baru untuk proses kreatif penulisan di Bengkulu. Kisah cinta, perjuangan dan hal-hal tidak terduga melebur jadi cerita sederhana namun kompleks.
_ Grasia Renata Lingga, Aktivis Perempuan, Penulis buku Antologi Puisi “Melihat Kabut”_

Novel ini berbeda dengan novel biasanya. Selain kisah cinta anak remaja, novel ini juga memiliki alur cerita yang greget bagi pembacanya. Dengan cerita yang cukup berani, novel ini berhasil membuat saya tertarik untuk membaca terus menerus. Ayo, baca novel PUAN PERAWAN! Banyak kisah inspiratif yang bisa kita jadikan pelajaran didalamnya.
_Alfha Sari, Penulis dan Blogger _

Ceritanya sedih, tokohnya ulet, sabar, penuh semangat untuk memperbaiki kondisi hidup dan sangat memotivasi bagi yang membaca...
_ Drs. Syubli. M.Ag, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Bengkulu_

Semangat dan keberanian tokoh Aku dalam novel “PUAN PERAWAN” patut dijadikan motivasi bagi siapapun. Sukses untuk karya Diska, Penulis muda bertalenta.
_ Ipeh El-Fishy_ Penulis Novel “Keputusan Vertikal Limit”_

Seseorang yang melewati kehidupan yang nggak mudah tapi bisa tetap bertahan untuk melangkah maju, “life must go on”. Novel ini bisa kasih influence yang baik ke orang yang baca, intinya inspirasi bangeeeetttt...
_Friska Maria Putri NP, 2nd RU Puteri Maritim 2017_

Perjuangan panjang melewati kerasnya dunia menghantarkannya mampu mewujudkan mimpi-mimpinya yang bahkan orang tuanya pun meragukan hal itu. Novel motivasi yang sangat luar biasa...
_ Jemi Tarmizi, Penyiar Radio Swasta Bengkulu_

Perjuangan!!! Itulah pesan yang tersirat.  Novel ini sangat bagus untuk dibaca oleh anak remaja khususnya perempuan untuk terus bermimpi dan yakin akan kebesaran sang khalik
_Wela Emilia, Pekerja Wiraswasta_

Jadiii, itu dia ungkapan mereka yang telah membaca novel ini, gimana makin penasaran kan sama cerita lengkapnya?.....yuukkk segera dipesan.

Untuk masyarakat di seluruh Indonesia yang ingin mengetahui lanjutan kisahnya, dan ingin memesan novel  bisa menghubungi nomor telpn. (0736) 5513101.

by Hj. Eni Khairani, M.Si anggota DPD RI






miss kendra, tentara US NAVY yang sedang berkunjung ke Bengkulu

bu mildaini, ketua Blogger Bengkulu


neli marlina, mahasiswa

nurannisa, mahasiswa



Jumat, 27 April 2018

MENULIS naskah iklan radio dan naskah drama radio

KATA PENGANTAR

Dengan menucapkan syukur Alhamdulillah, kami semua dapat menyusun, menyesuaikan, serta dapat menyelesaikan sebuah makalah yang amat sederhana ini. Di samping itu, kami mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yan telah banyak membantu kami dalam menyelesaikan pembuatan sebuah makalah ini, baik dalam bentuk moril maupun dalam bentuk materi sehinggadapat terlaksana denan baik. Kami, sangat menyadari sepenuh nya bahwa makalah kami ini memang masih banyak terdapat kekurangan serta amat jauh dari kata kesempurnaan. Namun, kami semua telah berusaha semaksimal mungkin dalam membuat sebuah makalah ini. Di samping itu, kami sangat mengharapkan kritik serta saran nya dari semua rekan-rekan demi tercapai nya kesempurnaan yang di harapkan di masa akan dating.




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………..............…………………………………………………….......................
DAFTAR ISI………………………….....................……………..………………………………………….................
BAB 1. PENDAHULUAN
1,1. Latar belakang………………………………....................………………………………...…….................
1,2. Rumusan masalah……………………………………………..................………………..…................….
1,3. Maksud dan tujuan …………………………………………..……………….................….....................
BAB 2. PEMBAHASAN
2,1. Menulis naskah iklan radio…………………...............….......................................................
2,2. Menulis naskah drama radio........................................................................................
BAB 3. PENUTUP
3,1. penutup........................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………..…....................................





BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar belakang
Seiring berjalannya teknologi tidak menghalangi radio untuk fakum di dunia media. Karena radio punya kelebihan tersendiri tentunya. Jadi untuk bertahan di dunia global yang modern ini radio tak bolh ketinggalan dengan cara membuat radio menjadi lebih menarik untuk di nikmati sebagai dunia hiburan. Salah satunya meningkatkan kualitas program iklan dan drama yang menarik.    
1.2    Rumusan masalah
1. bagaimana cara menulis naskah iklan radio?
2. bagaimana cara menulis naskha drama radio?
1.3 Maksud dan tujuan
Untuk mengetahui dan untuk dapat menulis naskah iklan dan naskah drama untuk siaran radio






BAB II
PEMBAHASAN
2.1 MENULIS NASKAH IKLAN RADIO
Media Radio adalah satu-satunya di mana copywriter jadi raja, karena di sana kita tidak membutuhkan art director, film director, dll. Bahkan kalau kita senang kerja di lapangan, seorang CW tidak membutuhkan producer pula.
Radio Spot adalah penyampaian pesan singkat dan padat serta langsung pada pokok permasalahannya. Disajikan satu orang atau lebih dengan memadukan  unsur voice/kata, music dan sound effect.
Iklan radio punya kesulitan tingkat tinggi, karena harus mampu menghadirkan berbagai macam peran, karakter, suasana, agar matching dengan pesan dan karakter produk.
Tips ketika menulis naskah iklan radio adalah:
focus pada 'one single message' yang hendak anda sampaikan. Lalu tanyakan kepada diri sendiri: dengan cara apa, pesan tunggal itu akan sampai kepada audience?? Sampai dengan cara yang unik, berbeda, memorable, namun tetap relevan dengan tone and manner of the brand??
Yang penting diperhatikan dalam iklan radio adalah:
1. Usahakan memiliki opening yang kuat untuk mampu menarik
perhatian (ingat, orang mendengar radio sambil berkegiatan)
2. Jangan memakai format yang sudah overused, seperti: slice of life (percakapan dalam berbagai situasi), melainkan cobalah bereksperimen dengan berbagai macam format  monolog, gabungan antara monolog dan menyanyi, campuran dari Sound effect dengan announcer saja dll.) Pokoknya, temukan format yang ngga biasa.
3. Ulang-ulangilah USP produk sebanyak mungkin karena orang
mudah lupa
4. Gunakan un-expected ending
5. Buat orang bereaksi (senyum, tertawa, terharu, dll.) - memorable
Menulis script iklan radio adalah pekerjaan yang menantang
Marketnya yang sangat luas. Sudah berapa ribu macam radio spot yang saat ini tayang di seluruh penjuru Indonesia, berapa versi, berapa gaya dan berapa macam bahasa daerah yang digunakan. Hal ini memaksa kita untuk bisa menemukan ide-ide baru dan segar yang sangat sulit dicari celahnya di antara rimba belantara iklan spot radio.
Iklan radio hanya bertumpu pada kekuatan suara, beda dengan iklan TV yang memadukan sensasi visual plus suara, serta iklan cetak yang orang bisa menikmati gambar, sekaligus menikmati ‘suara’ yang diwakili oleh kata-kata
Kebiasaan orang mendengarkan radio sambil melakukan sesuatu hal yang lain, seperti bekerja, memasak, belajar, menyetir, dll. sehingga hal ini menjadi tantangan sendiri. Bagaimana mencuri perhatian mereka yang memang telah terbagi itu? Bandingkan dengan iklan cetak, di mana orang memang secara khusus sedang ingin membaca, dan secara mental telah siap menyantap segala informasi yang dihidangkan lewat bacaan itu.
Untuk bisa membuat spot iklan radio yang baik, kita harus mempertimbangkan hal-hal di atas yang merupakan kelemahan-kelemahan media radio.
Namun, hingga era internet seperti ini media radio masih bertahan sebagai media komunikasi massa karena sesungguhnya ia memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri. Kelebihan itu adalah:
- bersifat personal
- lebih imajinatif
- murah produksi, murah biaya tayang
- memilik penggemar yang sangat loyal
- demografi tertentu
- target audience-nya sangat spesifik
- lebih bebas untuk berkreasi karena pengawasan yang relative lebih
lemah (karena ter-desentralisasi)
Selain itu, tentu kita harus ikuti segala ‘peraturan’ tentang the art of copywriting seperti: simple, single minded, out of the box, relevant, hingga ‘breaking the rule’ itu sendiri
Contoh Iklan :
Iklan produk
Jaka          : gubrakkk... (gelas jatuh dan pecah ) ya..pecah..
Sembung : kenapa ka...??
Jaka          : ini gelas baru beli katanya anti pecah tapi ini baru jatuh sedikit sudah pecah.. hadehh
Sembung : makanya kalo mau beli gelas beli produk thoyyibul ware.. gelas plastik kualitas terbaik dan anti pecah.. walaupun pecah ada garansinya lohh
Jaka          : waahh keren aku mau dong pake produk thoyibul ware, tempat kue-kue lebaran ada juga nggak ??
Sembung : ada dong.. lengkap semua jenis ada. Selain itu thoyyibul ware adalah produk orang muslim jadi jelas aman dan halal produksinya.
Jaka :kalo gitu aku mau hijrah produk thoyyibulware deh
Sembung : sipp
*Thoyyibul ware... halalan wa thoyyiban * terbaik *
2.2 MENULIS NASKAH DRAMA RADIO
Sebelum masuk ke pembahasan penulisannya, setiap calon penulis drama radio harus paham karakteristik radio. Tidak semua karakter radio bisa diimplementasikan dalam drama. Tapi sebagian besar, terutama karakter utama radio, harus menjadi perhatian serius.
a. Keunggulan radio terkait drama:
1.            Bahasa radio biasanya berakar pada budaya lisan sebuah masyarakat. Ini sangat menguntungkan karena drama, akan benar-benar mengangkat budaya lisan tersebut. Sampai saat ini, radio masih cenderung sangat lokal sehingga drama radio masih sangat efektif dalam menyampaikan pesan.
2.            Radio punya kemampuan tak terbatas dalam menggugah imajinasi pendengar. Penulis naskah tak perlu khawatir, karena imajinasi pendengar bisa dieksplor semaksimal mungkin.
3.            Radio tidak punya keterbatasan dalam mengubah waktu dan setting cerita. Tinggal menyebutkan situasinya secara lisan, pendengar akan langsung membayangkan situasi tersebut. Tanpa harus bersusah payah seperti televisi atau koran.
4.            Radio bisa menjelajahi semua tempat dan kondisi, bahkan yang belum pernah ada sekalipun, dan tidak ada batasan untuk itu. Stasiun radio yang paling sederhana pun mampu melakukannya.
5.            Ingat! Radio adalah media yang sangat personal. Sentuhlah hati mereka seintim mungkin.
b. Kelemahan radio terkait drama:
1.            Semua pesan hanya diterima pendengar melalui telinga. Dan Anda tahu sendiri, telinga punya banyak keterbatasan. Penulis naskah harus mampu menyampaikan pesan sejelas mungkin dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada pendengar untuk berimajinasi.
2.            Pendengar hanya menjadikan radio sebagai secondary medium. Mereka tetap melakukan aktivitas selama menyimak siaran radio. Jarang sekali ada orang yang sangat berkonsentrasi ketika mendengar radio. Oleh karena itu, penulis naskah harus mampu menyampaikan pesan sejelas mungkin. Antara lain dengan pilihan kata yang jelas, sederhana dan mudah dimengerti. Jangan biarkan pendengar berpikir terlalu lama ketika menyimak siaran Anda.
3.            Radio bisa menawarkan banyak hal, tapi ada beberapa hal yang tidak mungkin disampaikan secara mendetil. Misalnya cara memasak sebuah resep, atau cara membedah pasien dalam bidang kedokteran. Jangan sampai drama berisi hal-hal semacam itu.
4.            Semua pesan dalam radio hanya didengar sekali saja, selintas (heard at once).
Bagaimana membuat naskah drama yang menarik?
a.            Sampaikan karakter sejelas mungkin dan sesering mungkin. Agar pendengar selalu tahu siapa yang berbicara. Karakter ini bisa disampaikan oleh dirinya sendiri atau oleh karakter lain. Bisa pula oleh narator. Sebaiknya, setiap karakter khususnya karakter utama, disampaikan secara berkala, terutama di awal setiap scene. Karakter ini juga bisa ditunjukkan oleh suara yang khas/berbeda.
b.            Buat naskah yang menarik pada awal setiap scene atau episode. Sebenarnya, daya tarik ini bukan hanya naskah tapi juga sound effect atau musik. Tapi, naskah menjadi yang utama, karena berisi pesan yang jelas.
c.             Jangan terlalu banyak pesan inti yang disampaikan dalam setiap episode/scene. Buat inti cerita yang simpel dan mudah dicerna.
d.            Ulangi beberapa pesan yang penting. Caranya bermacam-macam. Bisa berupa pertanyaan dari lawan bicara, pengulangan oleh lawan bicara atau pengulangan dari pembicara.
e.            Jelaskan setting drama dengan jelas dalam setiap scene. Bisa disampaikan oleh narator, oleh para karakter atau menggunakan sound effect.
f.             Sampaikan di awal episode tentang cerita pada episode sebelumnya secara singkat.
c. Unsur-unsur drama:
1.            Karakter atau para tokoh.
2.            Plot/ alur cerita. Setiap drama seharus berisi konflik, bahkan setiap episode dan scene sebaiknya berisi konflik.
Biasanya konflik terdiri dari:
–             Konflik batin seseorang dengan nasib/takdir hidupnya.
–             Konflik antar individu.
–             Konflik seseorang dengan dirinya sendiri.
3.            Setting.
4.            Tema – yang biasanya berisi pesan moral apa yang disampaikan drama tersebut.
d. Stuktur drama:
A.            Introduction
B.            Development (with conflict).
C.            Climax.
D.            Resolution or denouement.
E.            Conclussion.
e. Teknis cara penulisan naskah drama:
1.            Gunakan huruf besar untuk nama tokoh, sound effect, music, dan aksi para tokoh.
2.            Gunakan huruf kecil untuk naskah dialog para tokoh.
3.            Setiap naskah dialog dan sound effect harus dibubuhi nomor, sesuai dengan urutan waktu.
4.            Garis bawahi setiap aksi yang harus dijalankan oleh editor/operator produksi.
Panduan Menulis Dialog Drama Radio:
1.            Setiap dialog harus tertulis dalam bentuk naskah yang lengkap, termasuk cara pengucapannya.
2.            Dialog harus dibuat senatural mungkin. (Ingat write the way you talk)
3.            Setiap dialog harus cocok dengan karakter tokoh.
4.            Setiap karakter harus mencocokkan dialog dengan aksi dan situasi.
5.            Sebutkan setiap nama karakter lebih banyak daripada dalam kehidupan sehari-hari.
6.            Hindari tokoh atau karakter berbicara pada dirinya sendiri.
7.            Hindari ketidakjelasan pesan. Setiap pesan harus berisi kejelasan tanpa membutuhkan penjabaran dari kalimat berikutnya.
8.            Jelaskan setiap kondisi yang diinginkan dari setiap karakter ketika berdialog.

Contoh Naskah Drama:
Kisah Sial Di Malam Minggu
(Karya kelompok Warrior FM D3 Penyiaran 2006 Fisip UI – dengan sejumlah editing)
NARATOR: Suasana malam minggu di taman lawang. Tampak beberapa waria Sedang berdiri di pinggir jalan. Menunggu kedatangan pria hidung belang.
SFX: SUASANA MALAM, BUNYI JANGKRIK (FADE UNDER)
MERRY: Aduh Betty…! malem ini sepi banget ya??? Nggak ada yang cucok gimana gitu…
BETTY: Iya nih Merry, tumben. Perasaan eike kemaren bisa sampe lima brondong deh. Ngantri di sindang. Uh, sebel…
SFX: SUARA MOBIL DATANG (FADE UNDER)
BETTY: Eh Merry, ada pasien tuh
MERRY: Wow, boleh tuh.. eh Betty, kita cegat yuk!
SFX: SUARA REM MOBIL (FADE OUT)
MUSIK: ROMANTIS (FADE UNDER)
MERRY: Hai cowok… godain kita dong, kita-kita lagi pada kosong nih..
PRIA: Iiih, ngapain amat? Mending gue ngejablay sekalian. Ogah banget sama lo, cuma setengah-setengah!
BETTY: Eh, enak aja! Siapa bilang kita setengah-setengah?? Kita 60-40 tau!
PRIA: Mau setengah-setengah kek, mau 60-40 kek! Gue lebih demen sama yang 100% asli tulen! Ogah ah, najis lo!
MUSIC: ROMANTIS (FADE OUT)
SFX: SUARA MOBIL MELAJU (FADE OUT)
MERRY: (DENGAN SUARA PRIA – MARAH) Woi! Jangan kabur lo!
BETTY: Ya ampyun Merry, jangan sikap dong, kita kan lagi cari duit. Ntar kalo pada kabur gimana?
MERRY: Sorry bo, eike lupa! Abisnya eike kesel sih, emosi jiwa! Jutek banget tu lekong, kasar!
SFX: SUARA SIRINE DARI KEJAUHAN
BETTY: Tunggu tunggu Merry, lo denger suara itu nggak?
MERRY: Suara apaan sih, Betty?
SFX: SUARA SIRINE SEMAKIN MENDEKAT (FADE IN – OUT)
BETTY: Duh, Merry.. kuping lo korslet ya? Itu suara sirine tau!
MERRY: Masa sih??
SFX: SUARA REM MOBIL, PINTU DIBUKA
BETTY & MERRY: (DENGAN SUARA COWOK – BERTERIAK) Waaaa…!!! Tramtiiiiiib……!!! Laaaaarriiiiiii……!!!!
PETUGAS TRAMTIB: (BERTERIAK) Hei kau! Jangan lari kau!!!
MERRY: Ya ampyun bapak trantib, jangan gila dong.. orang ditangkep masa eike nggak lari sih??
SFX: SUARA KONYOL
NARATOR: Itu lah kisah sial Merry dan Betty di malam minggu. Simak kelanjutan ceritanya di hari dan waktu yang sama. Yang pasti hanya di 102,5 Warrior FM.
Daftar Pustaka

http://ilmubroadcastingradio.blogspot.co.id/2017/11/tips-menulis-naskah-iklan-radio-ilmu.html?m=1/07:00/20/04/2018
https://www.google.com/amp/s/dodimawardi.wordpress.com/2008/05/13/penulisan-naskah-drama-radio/amp/07:00/20/04/2018

https://www.google.com/amp/s/dodimawardi.wordpress.com/2008/08/31/contoh-naskah-drama-radio/amp/07:00/20/04/2018

Kamis, 26 April 2018

'menuju Indonesia maju'

Assalamualaikum.. apa kabar temen-temen yang Budiman, semoga sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT

Jadi, mau pamer dikit nih, hari ini saya menghadiri acara flash Blogging di Bengkulu...
Ini kali pertama saya mengikuti kegiatan Blogger, biasanya saya hanya menulis artikel dari apa yang sudah saya baca, tapi kali ini, saya akan menulis apa yang sudah saya dapat di acara ini

Teman-teman yang Budiman, kegiatan flash Blogging Bengkulu yang bekerjasama dengan Dinas Kominfo dan statistik Provinsi Bengkulu Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik bertema Menuju Indonesia Maju, menghadirkan pembicara Bapak Handoko sutarda Tim Komunikasi Presiden (TKP) sudut istana dan mbak Mira Sahid, lulusan universitas Pasundan, menjadi blogging sejak 2018, sekretaris utusan presiden RI untuk timur tengah 2007.



Manusia tidak akan mati di gigit ular, tapi manusia bisa mati karena bisa dari gigitan ular, ular tidak berbahaya, tapi bisa ular berbahaya, ucap pak handoko, sebuah filosofi... Mengenai hoax dan program pemerintah, kita sering salah dalam menyikapi informasi, dan informasi yang salah ini bisa menjalar dan menyebar luas dan mematikan. Sama seperti bisa ular tadi.
Indonesia itu besar, karena Indonesia memiliki suku bangsa yang beragam. Indonesia adalah negara berkembang dan kita ingin kedepannya Indonesia menjadi negara maju. Untuk menjadi negara maju, pemerintah melakukan

- pembangunan infrastruktur
- pembangunan sumber daya manusia

Untuk membangun ini maka diperlukannya pemerataan, pemerataan dapat dicapai dengan kebersamaan perlakuan
_sepenggal video_ 
Dari video itu menjelaskan bahwa minyak yang di ambil dari Pertamina untuk sampai ke pelosok daerah itu rintangannya berat sekali, menempuh perjalanannya yang panjang.
 Dulu di daerah sana pernah harga minyak itu Rp 45.000 perliternya, tapi semenjak ada Pertamina disana maka sangat membantu sekali untuk masyarakat disana, dulu untuk membeli minyak untuk kebutuhan dan pekerjaan, Rp200.000, tapi sekarang bisa dengan hanya Rp100.000  dan Rp 100.000 nya bisa beli gula, garam dan kebutuhan keluarga lainnya. Bapak Jokowi mengatakan dalam video itu bahwa, program ini harus terus berjalan, meski berat harus terus berjalan, demi untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jujur, sebelumnya saya pernah merasa kecewa dengan pemerintah yang menetapkan naiknya harga BBM di daerah saya. Tapi setelah mengikuti kegiatan ini, saya menjadi merasa saya harus memposisikan diri, di tengah mengeluh ya saya karena BBM yg mahal ternyata membantu memudahkan kehidupan mereka yang ada di pelosok negeri yang jauh disana, agar kehidupan masyarakat Indonesia sama rata maka ada sedikit yang harus kita korbankan, salah satunya dengan membayar BBM yang sedikit lebih mahal ternyata kita membantu saufay Kita di seluruh Indonesia. Mari teman-teman yang Budiman kita bantu pemerintah mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat indonesia.

Kemudian dilanjutkan dengan materi dari pembicara beken, muda dan gaul, Mira Sahid, mbak Mira Sahid ini ternyata ketua founder KEB ( kurus kumpulan emak-emak blogger) dan ia juga pernah menjadi sekretaris utusan presiden RI untuk timur tengah 2007. Keren kan.
Jadi temen-temen, selain menemukan fashion, dan peluang dalam blogger, yang lebih utama adalah kita bisa menebar kebaikan dengan tulisan. Salah satunya adalah menanggapi program pemerintah dengan positif, berusaha terus update dengan info terbaru membuat kita akan belajar terus belajar hingga pada akhirnya kita bisa menanam banyak manfaat dengan ngeblog
Kata mbak Mira, you are what you write, kamu adalah apa yang kamu tulis. UI itu jangan asal posts ya temen-temen,, kita harus Think dulu sebelum memposting suatu informasi, dan hoax ternyata dijelaskan juga dalam Al-Qur'an surah al-hujarat ayat 6 yang artinya,
'wahai orang-orang yang beriman!  Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka teliti lah dengan kebenarannya. Agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodihanmu (kecerobohan). Yang akhirnya kamu menyesali perbuatannya itu'

Nauzubillah, semoga kita semua terhindar dari tindakan mencelakakan orang lain karena kecerobohan kita.
Inilah yang dapat saya bagikan hasil dari mengikuti kegiatan ini, semoga bermanfaat, wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatu

Rabu, 25 April 2018

3 cara memaksimalkan waktu

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatu
Apa kabar Pembaca yang Budiman, semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT

Rasulullah SAW bersabda yang artinya, ada dua nikmat yang sering diabaikan manusia yaitu kesehatan dan waktu luang (HR Bukhari).

Pembaca yang Budiman, nikmat dan karunia yang paling besar yang Allah berikan kepada kita adalah waktu, Al-Qur'an menggunakan 40 lebih kata untuk menunjukkan waktu bahkan Allah SWT banyak bersumpah atas nama waktu. wadh-dhuhaa, demi waktu duha. Wal-fajr demi waktu fajar dan lain sebagainya.

Menurut para ulama sesuatu yang dijadikan sumpah oleh Allah SWT adalah  menunjukkan sesuatu yang penting dan bernilai manfaat bagi manusia. Kalau bahasa kerennya time is very important for human life, waktu itu sangat penting bagi kehidupan manusia.

Pembaca yang Budiman, imam Al-Ghazali dalam bukunya Bidayatul Hidayah mengatakan waktu itu seperti berlian, ketika kita diberi berlian sudah pasti akan kita jaga dengan baik. Maka begitulah Kita harus menjaga waktu yang Allah berikan kepada kita agar tidak terbuang sia-sia.

Karena waktu itu ada 2 karakternya, pertama waktu itu cepat berlalu dan yang kedua dia tidak akan pernah kembali.

Lalu persoalannya apa pembaca yang Budiman? Bagaimana caranya memaksimalkan waktu yang telah Allah berikan kepada kita? Jawabannya ada di surah asy-syarh ayat 7-8.

Pembaca yang Budiman, para mufassir menafsirkan bahwa ayat ini mengandung 3 isyarat :

1. Bahwa kita manusia dalam hidup ini harus mempunyai planning/rencana. Karena apabila sesuatu tidak direncanakan maka ia akan berantakan atau sia-sia
2. Setelah rencana dibuat maka laksanakan pekerjaan itu dengan sebaik-baiknya dengan cara menentukan prioritas mana yang lebih penting Diantara yang penting
3. Ketika kita telah selesai mengerjakan suatu pekerjaan, maka segeralah mengerjakan suatu pekerjaan yang lain agar waktu tidak terbuang sia-sia
Karena imam Syafi'i mengatakan time is like sword, if you can't cut it, itu was cut you. Waktu itu ibaratkan seperti pedang, jika kamu tak mampu memotongnya maka dia yang akan memotongmu. Nauzubillah...

Oleh karena itu mari kita manfaatkan waktu yang Allah berikan kepada kita dengan sebaik-baiknya.
_gunakan kesempatan yang masih diberi, sehingga kita tak akan menyesal. Masa usia kita jangan disiakan, Karena ia tak kan kembali_

Sampai ketemu lagi di tulisan berikutnya, semoga bermanfaat, wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatu

Cara mengendalikan nafsu dari hal-hal yang dibenci Allah

Hamdan wa Syukron lillah salatan wasalam ala rasulillah wa ba'du

Pembaca yang budiman, bahagianya berjumpa dengan bulan suci ramadhan, Betul bukan?. Pastinya kita kita bahagia, karena bulan ramadhan adalah bulan penuh ampunan.

Pembaca yang Budiman, ramadhan sejatinya adalah tarbiyah atau latihan bagi kita untuk mengendalikan hawa nafsu. Nafsu adalah anugerah dari Allah SWT yang ada pada diri kita. Dan nafsu berpotensi untuk melakukan hal buruk dan dia juga berpotensi untuk melakukan hal baik.

Pembaca yang Budiman, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah asy-syam ayat 7-10 yang artinya "demi jiwa serta penyempurnaan ciptaannya, maka dia mengilhamkan kepadanya jalan kejahatan dan ketaqwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwa itu, dan sungguh rugi orang yang mengotorinya"

Di dalam ayat ini Allah SWT mengatakan bahwa nafsu di dalam manusia berpotensi untuk melakukan hal baik dan juga hal buruk, nafsu dapat membawa kita taat kepada Allah, namun nafsu juga dapat membawa kita maksiat kepada Allah SWT. Jadi sangat beruntunglah bagi mereka yang dapat mengendalikan nafsunya dan sungguh merugi bagi mereka yang menyalahgunakannya.

Lalu, yang menjadi persoalannya adalah bagaimana caranya agar kita dapat mengendalikan nafsu dari hal-hal yang dibenci Allah, saya akan menjelaskan 3 cara :

Cara yang pertama adalah dengan memfungsikan akal, imam al-mawardi dalam bukunya adabud dunya waddin mengatakan bahwa salah satu cara untuk mengendalikan hawa nafsu adalah dengan memfungsikan akal dengan ilmu pengetahuan. Jadi, orang yang berilmu maka akan lebih mudah mengendalikan nafsu daripada orang yang tidak berilmu. Itu yang pertama

Cara yang kedua, yaitu dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, Ibnu Qayyim dalam bukunya Mifta daris sa'adah mengatakan bahwa mengendalikan nafsu dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah itu sesuai dengan tuntutan Al-Qur'an, karena kita tau Al-Qur'an adalah Syifa, obat bagi hati dan jiwa.

Cara yang ketiga, yaitu dengan cara mengurangi makan dan minum, imam Al-Ghazali dalam bukunya ihya 'ulumuddin mengatakan bahwa salah satu cara mengendalikan hawa nafsu adalah dengan cara mengurangi makan dan minum. Dan itu sesuai dengan hadits Rasulullah yang mengatakan bahwa syetan masuk kedalam diri manusia adalah dengan melalui aliran darah, jadi persempitlah ruang gerak syetan itu dengan cara mengurangi makan dan minum. Salah satu contohnya adalah puasa saat bulan Ramadhan.

Pembaca yang budiman, mari kita kendalikan hawa nafsu yang ada pada diri kita kepada hal-hal yang dicintai Allah SWT, semoga kita semua mendapat ampunan dari Allah karena kita termasuk orang-orang yang mampu mengendalikan nafsu.

Pembaca yang budiman, sekian dulu dari saya, semoga bermanfaat, sampai ketemu lagi di tulisan berikutnya, wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatu

Senin, 23 April 2018

Tips menerima kekalahan

Hay...
Apa kabar kamu jiwa yang tangguh, aku salut padamu. Kau tetap ingin berjuang meskipun kau tau, kau tak akan menang. Yaaa begitu dalam sebuah perlombaan, kamu pasti akan merasakan kalah atau menang. Karena nggak mungkin dong kalah semu, atau menang semua, pasti ada yg menang ada yg kalah.
Tapi disini kamu bukan kalah, yakinlah. Bahwa sesungguhnya kamu telah menang melawan diri mu sendiri, melawan rasa takut saat harus tampil di depan umum, dan rela belajar bermalam hingga pagi demi menguasai materi yang akan di uji pada saat perlombaan. Waw kamu keren, aku salut pada dirimu. Karena tak semua orang mampu melewati proses itu. Meskipun pada akhirnya kamu harus kalah, tapi kamu telah menang sebelum tampil. Proses itu tak bisa di beli, itulah hadiah dari kemenangan dirimu.
Yakin deh! tak ada perbuatan baik yg sia-sia, apa lagi hal-hal yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Pasti akan bermanfaat pada saatnya nanti

Jadi tips untuk menerima kekalahan :
1. Berfikir positif.
Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah berfikir positif atas semua hasil dari penilaian juri. Karena bisa jadi kita kalah karena memang kita belum mampu dikategorikan sebagai pemenang, mungkin ilmu mu belum cukup, atau mungkin saat kamu menang nanti kamu tak sanggup memikul beban di tahap berikutnya
2. Jangan putus asa.
Gaesss..... bisa jadi juga kamu kalah saat ini karena Allah ingin kamu berusaha lebih keras lagi. Jadi jangan pernah menyerah, teruslah berjuang
3. Ikhlaskan.
Karena semua yang Allah tetapkan pada diri kita adalah yang terbaik, perlombaan gak hanya disini gaesss, masih akan ada perlombaan di sesi berikutnya, mungkin kamu bisa ikut di lain waktu itu.
4. Jadikan pelajaran berharga.
Tak semua orang mampu seperti mu, mengalahkan diri sendiri lalu berjuang mempertaruhkan jiwa untuk mengikuti sebuah perlombaan. Jadikan sebagai batu loncatan untuk lebih baik kedepannya
5. Bangkit
Kekalahan saat ini bukan akhir dari segalanya gaess, kamu masih punya kesempatan yang panjang di masa depan, bangkit dari keterpurukan mu, terima kekalahan saat ini lalu berjuanglah kembali

Hmmm Semoga 5 point di atas dapat membantu membuat mu lebih baik ya teman. Aku pengen cerita dikit dong...
Aku menulis ini karena terinspirasi dari diri sendiri, aku baru saja kalah dalam sebuah perlombaan. Dimana lomba ini bertolak belakang jauh dengan diriku, bakat ku adalah Novelis tapi ketua program studi kami mewajibkan kamu untuk mengikuti sebuah lomba ceramah singkat yang di adakan oleh Pemkot yang bekerjasama dengan media swasta.
Udah tau dong, ceramah yang kita tampilkan akan di muat di TV, meskipun TV lokak tetep aja banyak yg nonton, dan saya dekdekan bukan main saat itu.
Saya tau saya akan kalah, karena saya tau kelemahan saya adalah di hapalan. Saya bukan pengingat yang baik tetapi saya tetap ingin mencoba. Saya tetap berfikir positif, saya tidak ingin menganggap itu kelemahan. Jadi saya berjuang melawan itu dan berusaha keras, belajar untuk tampil besoknya.
Alhasil saya lolos di babak pertama, dan hanya saya satu-satunya yang lolos ke babak berikutnya kategori cewek, lega saat itu
Lalu kemudian di babak kedua saya gugur, karena itu tadi, saya lemah di hapalan, jadi saya down dan blank saat diatas panggung, malu bukan main. Mana di tayangkan di TV pula.. ya ampun.
Saya seperti mimpi buruk saat itu. Saya tak mau mengingatnya. Cukup menjadi pelajaran bagi saya.
Tapi saya tetap berfikir positif dan saya yakin tidak akan sia-sia semua itu.
Tapi setidaknya saya telah menang melawan diri saya dan melawan kelemahan saya. Semoga menginspirasi ya gaess, sampai ketemu di tulisan berikutnya...

Selasa, 17 April 2018

Tempat yang tenang episode 1

Selamat pagi Dunia, hmmm kata-kata ini selalu terucap saat mata ini terbuka dari tidur yang panjang. Aku merasa begitu bahagia bisa menatap langit nan cerah setiap paginya dr lantai atas rumah nyaman ku.
Atap-atap rumah yang nampak sudah mulai pudar sebagian membuat pemandangan pagi ini bertambah ragam warnanya. Tak ada lagi alasan untuk tidak bahagia, banyak hal yg harus disyukuri, termasuk juga bisa menghibur udara segar pagi ini. Semoga semua keadaan ini terus membaik dan aku tak perlu melanjutkan terapi ataupun kontrol ke dokter psikolog. Aku sudah bosan dan lelah dengan semua obat-obatan yang membuat ku tak kunjung sembuh tapi malah membuat ku merasa, keadaan ku lebih buruk dari sebelumnya
Hmmm... Tuhan aku tak sakit kan? Hanya jiwa ku yang belum siap menerima dan mengikhlaskan semua kenyataan ini. Kenyataan yg menghantui ku setiap detiknya.
Sering rasa takut tak beralasan ini menyiksaku. Aku tak bisa mengendalikan diri ku kala itu kambuh. Aku tak mengenal diri ku, jiwaku serasa mati. Setiap hari menanggung derita lebih berat dan semakin berat. Tuhan aku sudah berusaha semampu Ku. Sisanya ku serahkan kepadamu.
Kau tempat bergantung segera perkara. Ku tanggungkan segala harapan pada mu agar tak lagi patah hati ini.
Aku akan mandi sekarang lalu menyiapkan sehelai roti dan susu coklat hangat untuk sarapan, lalu aku akan berangkat ke sekolah.
Semua akan baik-baik saja. Percayalah 🌷

Bersambung......

Tanggung Jawab Ilmuan Muslim dalam Berbangsa dan Bernegara


KATA PENGANTAR
Dengan menucapkan syukur Alhamdulillah, kami semua dapat menyusun, menyesuaikan, serta dapat menyelesaikan sebuah makalah yang amat sederhana ini. Di samping itu, kami mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yan telah banyak membantu kami dalam menyelesaikan pembuatan sebuah makalah ini, baik dalam bentuk moril maupun dalam bentuk materi sehinggadapat terlaksana denan baik. Kami, sangat menyadari sepenuh nya bahwa makalah kami ini memang masih banyak terdapat kekurangan serta amat jauh dari kata kesempurnaan. Namun, kami semua telah berusaha semaksimal mungkin dalam membuat sebuah makalah ini. Di samping itu, kami sangat mengharapkan kritik serta saran nya dari semua rekan-rekan demi tercapai nya kesempurnaan yang di harapkan di masa akan datang.








DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………..............…………………………………………………….......................
DAFTAR ISI………………………….....................……………..…………………………………………..................
BAB 1. PENDAHULUAN
1,1. Latar belakang………………………………....................………………………………...……..................
1,2. Rumusan masalah……………………………………………..................………………..….................….
1,3. Maksud dan tujuan …………………………………………..……………….................….....................
BAB 2. PEMBAHASAN
2,1. Tanggung jawab ilmuan muslim…………………...............…............................................
2,2. Kedudukan ilmuan dalam islam...................................................................................
2,3. Kewajiban menuntut ilmu................................................................................................
BAB 3. PENUTUP
3,1. penutup.......................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………..…....................................







BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar belakang
Dalam al-Quran Surat AlMujadalah ayat 11 dikemukakan: “ Alloh akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat ” mengilhami kepada kita untuk serius dan konsisten dalam memperdalam dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Beberapa tokoh penting (ilmuwan) dalam sejarah Islam jelas menjadi bukti janji Alloh s.w.t akan terangkatnya derajat mereka baik dihadapan Allah Maupun Sesama Manusia.

1.2    Rumusan masalah
1.apa saja tangung jawab ilmuan muslim?
2. bagaimana kedudukan ilmuan dalam islam?
3. mengapa wajib menuntut ilmu?
1.3    Maksud dan tujuan
Untuk mengetahui apa saja tanggung jawab ilmuan muslim dalam berbangsa dan bernegara



BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Tanggung jawab ilmuan muslim

1.      Banyak ilmuwan muslim (terutama dalam hal ini yang akan dibahas adalah berkaitan dengan ilmuwan muslim di bidang sosial) yang tidak memiliki komitmen terhadap agama Islam.
            Ilmuwan tersebut menghabiskan hari-harinya dan bahkan hidupnya untuk mempelajari dan mengkaji ilmu yang disenangi, menarik hati dan mungkin pula memperoleh ketenaran serta mendapatkan banyak uang, tapi tidak berminat atau kurang sekali minatnya untuk mengkaji Islam (Al-Quran dan Sunnah) yang berkaitan dengan ilmu yang digelutinya. Dalam sepekan belum tentu ada satu atau dua jam waktunya diperuntukkan untuk menelaah Islam, yang seharusnya menjadi pedoman hidupnya.
           Oleh karena itu, tidaklah mengherankan ketika mendapati ayat-ayat Al-Quran atau Hadits yang tidak sesuai dengan jalan pikiran atau ilmu yang dikuasai, maka ayat dan hadits tersebut ditolak atau paling tidak diragukan kebenarannya. Sebaliknya, paham atau konsep yang jelas-jelas bertentangan dan tidak dapat dibandingkan dengan Islam seperti feminisme, sekularisme, humanisme, liberalisme, postmodernisme, pluralisme dsb. malah dicari-carikan pembenaran dan dukungan dari agama Islam.

2.      Banyak ilmuwan muslim yang berpikir dengan metode/cara berpikir orang barat yang kafir.
Mereka memisahkan antara agama dan akhirat, antara ilmu dan perilaku, antara ilmu dan etika, antara agama dan ilmu, antara individu dan masyarakat nantara agama dengan sosial atau negara. Hal ini disebabkan karena mereka asal ikut saja terhadap pendapat yang dikatakan oleh pakar dari barat. Akibatnya mereka tidak akan dapat melebihi orang barat. Mereka akan selalu tergantung dengan barat serta pola berpikirnya. Apa-apa yang tidak sesuai dengan cara berpikir orang barat akan dikritik, diragukan atau bahkan ditolak.

3.      Banyak ilmuwan yang tidak paham sejarah barat dan sejarah pemikiran orang-orang besar.
Semestinya orang yang belajar sains sosial memahami mengapa timbul teori atau ide dari para ahli sosial zaman dahulu sejak zaman Yunani, sampai sekarang. Ingat bahwa pendapat sesorang pasti berkaitan dengan:
- Teologi agama Kristen di Barat
- Peran gereja di masyarakat pada masa itu
- Perang antar negara
- Kolonialisme
- Kebutuhan sosial masyarakat pada masa itu.

4.      Karena tidak paham sejarah barat, banyak ilmuwan yang terjebak cara berpikir orang barat.

Misalnya, banyak orang amat menyukai atau positivisme, reduksionisme, behaviorisme. Sebaliknya ada juga yang amat tidak suka dengan positivisme, sebagai gantinya mereka menganut hermeneutika atau kontruktivisme dll, sehingga semuanya dianggap relatif, tidak ada kebenaran absolut, bahkan manusia tidak mungkin memahami kebenaran atau kebenaran itu sendiri tidak ada. Namun mereka tidak paham mengapa timbul aliran-aliran tersebut dan latar belakang aliran pemikiran tersebut. Paham seperti humanisme, relativisme, dsb. telah menjadi anutan dan patokan mereka. Bahkan yang lebih memprihatinkan lagi, sebagian ilmuwan muslim tidak menyadari pola pikirnya telah terjebak dan tersumbat dengan paham-paham sesat dari barat tersebut.

5.      Banyak ilmuwan muslim tidak paham konsep pandangan dunia (worldview), asumsi hakikat  manusia maupun nilai-nilai sosial budaya barat.

Nilai-nilai sosial budaya barat itu sendiri meliputi: tujuan hidup manusia, apa yang disebut manusia sukses, berguna dan baik, apa yang disebut masyarakat yang baik, dsb. Hal ini menyebabkan mereka hanya mengekor saja apa yang dikatakan atau ditulis orang barat. Banyak orang terpesona dan terkagum-kagum dengan "kemajuan" barat. Barat dianggap identik dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, pendidikan, kesehatran, kebebasan dan demokrasi.
            Namun jangan lupa, untuk meraih itu semua, barat harus menguras habis sumber daya yang dimiliki masyarakat lain sejak zaman dulu (kolonial) hingga sekarang, dengan perusahaan multi nasional (MNC) nya. Disamping itu, problem internal masyarakat barat semakin akut dan kronis. Meningkatnya jumlah orang yang depresi, stres, bunuh diri, pembunuhan, perampokan, pnyalahgunaan obat-obatan, pemerkosaan, perceraian, anak lahir di luar nikah, gay, lesbian dan semua penyakit sosial lain yang mengarah pada kehancuran peradaban dan masyarakat baat itu sendiri. Gereja-gereja semakin ditinggalkan, beralih pada fan lun gong, new age, spiritualisme, aliran pemuja setan, sinkretisme serta menciptakan agama-agama baru sesuai selera mereka sendiri.

6.      Akhirnya banyak ilmuwan muslim yang tidak peduli apakah ilmu yang digelutinya ini benar/salah, sesuai dengan ajaran Islam/tidak.

Menurut metode pendidikan model barat, tidak layak seorang ilmuwan memberikan penilaian benar atau salah terhadap apa yang dipelajarinya. Ilmuwan hanya menjelaskan fenomena yang terjadi atau konsep dan teori yang ada atau melakukan tinjauan kritis terhadapnya dan kemudian bila mampu, membangun pendapatnya sendiri. Namun tentang standar mana yang benar atau salah tergantung darimana menentukannya. Tidak ada kebenaran absolut. Apa yang dianggap benar dan baik pada suatu saat, dapat dianggap salah dan tidak baik di saat yang lain. Oleh karena itu, ilmuwan muslim yang mengikuti pola pikir ilmuwan barat tidak menyadari atau tidak mau mengakui bahwa seharusnya mereka memberikan penilaian dengan menggunakan standar atau patokan agama Islam, mana yang benar dan yang mana yang salah. Ilmuwan muslim harusnya memberikan penerangan kepada semua orang tentang apa yang benar dan apa yang salah dan selalu berusaha melakukan amar ma’ruf nahi munkar.
            Ilmu menghasilkan teknologi yang akan diterapkan pada masyarakat. Teknologi dalam penerapannya dapat menjadi berkah dan penyelamat bagi manusia, tetapi juga bisa menjadi bencana bagi manusia. Disinilah pemanfaatan pengetahuan dan teknologi harus diperhatikan sebaik – baiknya. Dalam filsafat penerapan teknologi meninjaunya dari segi aksiologi keilmuan.
            Adapun salah satu sendi masyarakat modern adalah ilmu dan teknlogi. Kaum ilmuwan tidak boleh picik dan menganggap ilmu ilmu dan teknologi itu alpha dan omega dari segala-galanya, masih terdapat banyak lagi sendi-sendi lain yang menyangga peradaban manusia yang baik. Demikian juga masih terdapat kebenaran-kebenaran lain di samping kebenaran kebenaran keilmuan yang melengkapi harkat kemanusiaan yang hakiki. Namun bila kaum ilmuwan konsekuen dengan pandangan hidupnya, baik secara intelaktual maupun secara moral, maka salah satu penyangga masyarakat modern itu kan berdiri dengan kukuh. Berdirinya piral penyangga keilmuan ini merupakan tanggung jawab social seorang ilmuan. Kita tidak bisa lari padanya sebab hal ini merupakan bagian dari hakikat ilmu itu sendiri. Biar bagaimanapun kita tidak akan pernah bisa melarikan diri dari diri kita sendiri.
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa seorang ilmuwan muslim mempunyai tanggung jawab, dan ia akan dimintai pertanggung jawaban atas ilmu yang dimilikinya. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الأَسْلَمِيِّ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ القِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ» (رواه الترمذي، وقال : هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ [2417])

Dari Abu Barzah Al-Aslami, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Tidak bergeser kedua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga ia ditanya tentang umurnya; dalam hal apa ia menghabiskannya,  tentang ilmunya; dalam hal apa ia berbuat, tentang hartanya; dari mana ia mendapatkannya dan dalam hal apa ia membelanjakannya, dan tentang pisiknya; dalam hal apa ia mempergunakannya”. (HR At-Tirmidzi, dan ia berkata: “Ini hadits hasan shahih”, hadits no. 2417).

Bagaimana cara mempertanggung jawabkan ilmu?
DR. Yususf Al-Qaradawi menjelaskan ada tujuh sisi tanggung jawab seorang ilmuwan muslim, yaitu:
1.       Bertanggung jawab dalam hal memelihara dan menjaga ilmu, agar ilmu tetap ada (tidak hilang),
2.      Bertanggung jawab dalam hal memperdalam dan meraih hakekatnya, agar ilmu itu menjadi meningkat,
3.       Bertanggung jawab dalam mengamalkannya, agar ilmu itu berbuah,
4.       Bertanggung jawab dalam mengajarkannya kepada orang yang mencarinya, agar ilmu itu menjadi bersih (terbayar zakatnya),
5.       Bertanggung jawab dalam menyebarluaskan dan mempublikasikannya agar manfaat ilmu itu semakin luas,
6.      Bertanggung jawab dalam menyiapkan generasi yang akan mewarisi dan memikulkan agar mata rantai ilmu tidak terputus, lalu, terutama, bahkan pertama sekali
7.      Bertanggung jawab dalam mengikhlaskan ilmunya untuk Allah SWT semata, agar ilmu itu diterima oleh Allah SWT.



2.2. Kedudukan ilmuwan dalam islam

Dalam al-Quran Surat AlMujadalah ayat 11 dikemukakan: “ Alloh akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat ” mengilhami kepada kita untuk serius dan konsisten dalam memperdalam dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Beberapa tokoh penting (ilmuwan) dalam sejarah Islam jelas menjadi bukti janji Alloh s.w.t akan terangkatnya derajat mereka baik dihadapan Alloh
Maupun Sesama Manusia
Dalam lapangan kedokteran ilmuwan Muslim yang sangat terkenal, antara lain Abu ali Al Husain bin Abdullah bin Sina (Ibn Sina) atau Avicenna (980-1037) dan diberi julukan sebagai the prince of physician yang juga dikenal sebagai Filsuf besar, termasuk Al Farabi (870-950) yang juga memiliki keahlian dalam lapangan logika, politik dan ilmu jiwa (Abuddin: 150-151) dan masih banyak lainnya, menunjukkan pada umat Islam tingginya kedudukan mereka di kalangan umat Islam hingga menembus umat di luar Islam. Semuanya sebagai konsekwensi logisdari ‘ilm’ yang mereka miliki.
DR Wahbah Zuhaili dalam Tafsir Al Munir nya memaknai kata ‘darajaat’ (beberapa derajat) dengan beberapa derajar kemuliaan di dunia dan akhir







at. Orang ‘alim yang beriman akan memperoleh fahala di akhirat karena ilmunya dan kehormatan serta kemulyaan di sisi manusia yang lain di dunia. Karena itu Alloh s.w.t meninggikan derajat orang mu’min diatas selain mu’min dan orang-orang ‘ alim di atas orang-orang tidak berilmu. (juz 28: 43)
Dalam perspektif sosiologis, orang yang mengembangkan ilmu berada dalam puncak piramida kegiatan pendidikan. Banyak orang sekolah/ kuliah tetapi tidak menuntut ilmu. Mereka hanya mencari ijazah, status/gelar. Tidak sedikit pula guru atau dosen yang mengajar tetapi tidak mendidik dan mengembangkan ilmu. Mereka ini berada paling bawah piramida dan tentunya jumlahnya paling banyak. Kelompok kedua adalah mereka yang kuliah untuk emnuntu ilmu tetapi tidak emngembangkan ilmu. Mereka ini ingin memiliki dan menguasai ilmu pengetahuan untuk bekal hidupnya atau untuk dirinya sendiri, tidak mengembangkannya untuk kesejahteraan masyarakat. Kelompok ini berada di tengah piramida kegiatan pendidikan. Sedangkan kelompok yang paling sedikit dan berada di puncak piramida adalah seorang yang kuliah dan secara bersungguh-sungguh mencintai dan mengembangkan ilmu. Salah satunya adalah dosen yang sekaligus juga seorang pendidik dan ilmuwan. (Tobroni:36)
Keutamaan orang ‘alim (ilmuwan) dibanding lainnya diperkuat oleh hadist Nabi dari  Mu’adz;
“Keutamaan orang ‘alim atas hamba (lainnya) adalah seperti kelebihan bulan purnama atas bintang-bintang” H.R Abu Daud, Turmudzi, Nasa’i , dan Ibn hibban.
Dan Hadist riwayat Ibnu Majah dari Utsman r.a;
“ Tiga golongan orang yang ditolong di hari kiamat; yaitu para Nabi kemudian ‘Ulama kemudian syuhada”. (Ihya’: 17)

Penjelasan al Quran , Hadist maupun fakta di atas memberikan gambaran yang jelas bahwa kedudukan ilmu dan ilmuwan begitu tinggi dan mulya di hadapan Alloh dan hamba-hambaNya. Jika umat Islam menyadari dan memegang teguh ajaran agamanya untuk menjunjung tingi ilmu pengetahuan , maka pasti dapat di raih kembali puncak kejayaan Islam sebagaimana catatan sejarah di abad awal Hijrah hingga abad ke dua belas Hijrah, dimana umat dan Negara- negara Islam menjadi pusat peradaban dunia.

2.3. Kewajiban menuntut ilmu
Dari Anas ibn Malik r.a ia berkata, Rasulullah saw bersabda:
“Menuntut ilmu itu adalah kewajiban bagi setiap orang Islam”
(HR. Ibn Majah)

Pesan terkandung:

·                     Setiap orang Islam wajib menuntut ilmu, baik laki-laki maupun perempuan, orang tua ataupun anak muda.
·                     Ilmu yang harus dituntut adalah semua ilmu yang berguna, yang mengajarkan kebaikan, baik itu ilmu-ilmu agama atau ilmu pengetahuan umum.
·                     Orang Islam harus menjadi orang pandai, bukan orang yang bodoh.
·                     Dengan ilmu orang akan mampu meraih cita-citanya, baik di dunia sampai di akhirat.Sumber: Seri Hadis Rasulullah Untuk Anak 3, DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA
 1. Hadis-Hadis tentang kewajiban menuntut ilmu
 “Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur.”
“segala sesuatu yang ada jalannya dan jalan menuju surga adalah ilmu”(hr.dailany) “orang yang paling utama diantara manusia adalah orang mukmin yang mempunyai ilmu,dimana kalau dibutuhkan(orang)dia membawa manfaat /memberi petunjuk dan dikala sedang tidak dibutuhkan dia memperkaya /menambah sendiri pengetahuannya”.(HR.baihaqi)
 “Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri cina”.  
Apabila kita memperhatikan isi Al-Quran dan Al-Hadist, maka terdapatlah beberapa suruhan yang mewajibkan bagi setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan, untuk menuntut ilmu, agar mereka tergolong menjadi umat yang cerdas, jauh dari kabut kejahilan dan kebodohan. Menuntut ilmu artinya berusaha menghasilkan segala ilmu, baik dengan jalan menanya, melihat atau mendengar. Perintah kewajiban menuntut ilmu terdapat dalam hadist Nabi Muhammad saw :
Artinya : “Menuntut ilmu adalah fardhu bagi tiap-tiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan”. (HR. Ibn Abdulbari).
Dari hadist ini kita memperoleh pengertian, bahwa Islam mewajibkan pemeluknya agar menjadi orang yang berilmu, berpengetahuan, mengetahui segala kemashlahatan dan jalan kemanfaatan; menyelami hakikat alam, dapat meninjau dan menganalisa segala pengalaman yang didapati oleh umat yang lalu, baik yang berhubungan dangan ‘aqaid dan ibadat, baik yang berhubungan dengan soal-soal keduniaan dan segala kebutuhan hidup.
Nabi Muhammad saw.bersabda
: مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
Artinya : “Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) diakhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang meginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula”. (HR.Bukhari dan Muslim)
Islam mewajibkan kita menuntut ilmu-ilmu dunia yang memberi manfaat dan berguna untuk menuntut kita dalam hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan kita di dunia, agar tiap-tiap muslim jangan picik ; dan agar setiap muslim dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang dapat membawa kemajuan bagi penghuni dunia ini dalam batas-batas yang diridhai Allah swt.
Rasulullah Saw., bersabda: مٍطَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)
Oleh karena itu, ilmu-ilmu seperti ilmu tafsir, ilmu hadist, ilmu bahasa ‘arab, ilmu sains seperti perubatan, kejuruteraan, ilmu perundangan dan sebagainya adalah termasuk dalam ilmu yg tidak diwajibkan untuk dituntuti tetapi tidaklah dikatakan tidak perlu kerana ia adalah daripada ilmu fardhu kifayah. Begitu juga dengan ilmu berkaitan tarekat ia adalah sunat dipelajari tetapi perlu difahami bahawa yg paling aula (utama) ialah mempelajari ilmu fardhu ‘ain terlebih dahulu. Tidak mempelajari ilmu fardhu ‘ain adalah suatu dosa kerana ia adalah perkara yg wajib bagi kita untuk dilaksanakan dan mempelajari ilmu selainnya tiadalah menjadi dosa jika tidak dituntuti, walau bagaimanapun mempelajarinya amat digalakka Ilmu yang diamalkan sesuai dengan perintah-perintah syara’. Hukum wajibnya perintah menuntut ilmu itu adakalanya wajib ‘ain dan adakalnya wajib kifayah. Sedang ilmu yang wajib kifayah hukum mempelajarinya, ialah ilmu-ilmu yang hanya menjadi pelengkap, misalnya ilmu tafsir, ilmu hadist dan sebagainya. Ilmu yang wajib ‘ain dipelajari oleh mukallaf yaitu yang perlu diketahui untuk meluruskan ‘aqidah yang wajib dipercayai oleh seluruh muslimin, dan yang perlu di ketahui untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang difardhukan atasnya, seperti shalat, puasa, zakat dan haji. 
2.         Tujuan Menuntut Ilmu

Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu. (HR. Ath-Thabrani)

Dilihat dari segi ibadat, sungguh menuntut ilmu itu sangat tinggi nilai dan pahalanya, Nabi Muhammad SAW bersabda ; Artinya : “Sungguh sekiranya engkau melangkahkan kakinya di waktu pagi (maupun petang), kemudian mempelajari satu ayat dari Kitab Allah (Al-Quran), maka pahalanya lebih baik daripada ibadat satu tahun”.
Dalam hadist lain dinyatakan :
Artinya : “Barang siapa yang pergi untuk menuntut ilmu, maka dia telah termasuk golongan sabilillah (orang yang menegakkan agama Allah) hingga ia sampai pulang kembali”.
Mengapa menuntut ilmu itu sangat tinggi nilainya dilihat dari segi ibadat?. Karena amal ibadat yang tidak dilandasi dengan ilmu yang berhubungan dengan itu, akan sia-sialah amalnya.
Syaikh Ibnu Ruslan dalam hal ini menyatakan : Artinya : “Siapa saja yang beramal (melaksanakan amal ibadat) tanpa ilmu, maka segala amalnya akan ditolak, yakni tidak diterima








BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Pertama, Islam adalah agama yang sangat menghargai dan menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Penghargaan ini dapat dibuktikan dalam ajarannya yang memerintahkan seluruh umatnya untuk menuntut ilmu
Kedua, Alloh s.w.t dalam Firmannya berjanji akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan jauh lebih tinggi di banding orang-orang yang tidak beriman dan berilmu pengetahuan dengan beberapa derajat kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat
Ketiga, Kunci utama meraih kesuksesan di dunia dan akhirat adalah iman dan ilmu pengetahuan. Kemajuan dan bahkan martabat bangsa dan Negara sangat ditentukan oleh kemajuan ilmu pengetahuan manusianya.
Keempat, Iman dan ilmu pengetahuan adalah dua hak yang tidak terpisahkan.
B.     SARAN
Dengan adanya makalah ini diharapkan para pembaca memahami bagaimana mengetahui tanggung jawab ilmuan muslim. Selain itu, para pembaca juga diharapkan mampu memahami bagaimana kedudukan dan kewajiban ilmuwan dalam masyaraka,umat dan bangsa.. Akan tetapi makalah kami masih jauh dari sempurna sehingga kritik dan saran dari  pembaca sangat kami butuhkan guna pembuatan makalah kami berikutnya yang lebih baik.












DAFTAR PUSTAKA

Hadisaputra ihsan .1981.Anjuran untuk Menuntut Ilmu Pengetahuan Pendidikan dan Pengalamannya . Surabaya ; Al – Ikhlas

Http:\\www.geocities.com\broadway\4516\

http://heri14yulianto.blogspot.com/2013/06/ -http://mindaudahedu.wordpress.com/2012/05/23


http://inafauzia95.blogspot.co.id/2015/05/tanggung-jawab-ilmuwan-muslim-dalam.html/7:07/05/04/2018